Kebersamaan di Pulau Untung
Jawa Yang Eksotis dan Pulau Rambut Yang Alami
Berkumpul dengan teman-teman itu sangat menyenangkan. Semenjak lulus dari SMA 94 Jakarta intensitas berkumpul dan bermain bersama teman-teman SMA bisa dibilang tidak sesering waktu masih sekolah dulu. Beberapa teman melanjutkan untuk kuliah termasuk saya dan sisanya bekerja. Waktu yang tepat untuk liburan yaitu saat teman-teman yang kuliah libur semester dan teman-teman yang bekerja sedang libur. Saat itu dipilih tanggal 30 januari 2013, tempat liburan yang kami tuju yaitu Pulau Untung Jawa dan Pulang Rambut yang masih termasuk kedalam gugusan Kepulauan Seribu, Jakarta.
Hari
yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Rencananya kita berangkat pukul 09.00 WIB,
tapi sedikit lewat dari jam yang direncanakan alias ngaret,mohon dimaklum yah.
Akhirnya kita berangkat pukul 09.45 dari rumah temanku yaitu Akmal. Hari itu
yang ikut berlibur yaitu saya (Dany), Purwanto, Dony, Akmal, Soni dan Pulunk. Perjalanan
menuju ke tempat Pulau Untung Jawa kurang lebih satu jam lamanya dan sebelumnya
kami tiba di Tanjung Pasir untuk menitipkan kendaraan yang kami bawa. Sebelum
menuju ke Pulau Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut, kami bernegosiasi harga
untuk menyebrang ke Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut. Setelah sepakat dengan
harganya kamipun menyebrang mengggunakan perahu nelayan dan pulau yang pertama
kami kunjungi adalah Pulau Rambut, Kepulauan Seribu.
Sebelum
tiba di Pulau Rambut yang pertama ada dipikiranku yaitu pulau yang masih indah,
alami dan asri. Ternyata pikiranku memang benar, Pulau Rambut memiliki pemandangan
yang indah, alami dan asri. Perjalanan ke pulau rambut sekitar 40 menit. Akhirnya
kamipun menginjakkan kaki di Pulau Rambut dan memutuskan untuk berfoto bersama
yang menunjukkan kami telah tiba di Pulau Rambut, Kepulauan Seribu.
Setelah berfoto kami mengelilingi Pulau Rambut untuk mengetahui apa saja yang ada disana, ternyata Pulau Rambut tidak dihuni manusia, hanya ada bangunan yang digunakan sebagai pos pengaman saja. Pulau ini lebih diperuntukkan untuk kegiatan penelitian karena kondisi pulau yang masih alami dan asri. Banyak macam-macam tumbuhan, pepohonan dan hewan-hewan ada di pulau ini.
Setelah berfoto kami mengelilingi Pulau Rambut untuk mengetahui apa saja yang ada disana, ternyata Pulau Rambut tidak dihuni manusia, hanya ada bangunan yang digunakan sebagai pos pengaman saja. Pulau ini lebih diperuntukkan untuk kegiatan penelitian karena kondisi pulau yang masih alami dan asri. Banyak macam-macam tumbuhan, pepohonan dan hewan-hewan ada di pulau ini.
Kami
beristirahat dan menikmati pemandangan di Pulau Rambut dengan panorama pantai
dan mangrove yang indah dan alami meskipun sedikit ada sampah karena ulah
pengunjung yang membuang sampah sembarangan, jangan di contoh ya kawan-kawanku
^_^. Kami melihat beberapa jenis burung dan reptil di pulau ini. Ada beberapa
hewan kesana-kemari untuk mencari makan. Setelah puas berfoto dan menikmati
pemandangan serta keindahan di Pulau Rambut kamipun memutuskan untuk pindah ke
pulau selanjutnya yaitu Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.
Jarak
dari Pulau Rambut ke Pulau Untung Jawa tidak jauh, sekitar 10 menit menggunakan
perahu yang kami naiki. Setibanya di Pulau Untung Jawa kami memutuskan untuk
sholat zuhur karena waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB. Air yang
ada di mushola itu terasa asin, karena letaknya yang sangat dekat dengan pantai
yang menyebabkan air itu sedikit asin. Setelah kami sholat lalu kami
beristirahat sejenak untuk melepas lelah karena sebelumnya terus berjalan.
Kondisi
dan keadaan di Pulau Untung Jawa berbeda sekali dengan di Pulau Rambut yang
sebelumnya kami kunjungi. Di Pulau Untung Jawa sudah berpenghuni dan banyak fasilitas
yang disediakan diantaranya ada restoran, homestay untuk wisatawan / turis yang
ingin menginap dan fasilitas permainan di pantai seperti banana boot dan lain-lain.
Jam sudah menunjukkan pukul 14.00 dan saatnya makan siang. Pada saat makan
siang ada beberapa ibu-ibu yang menawarkan berbagai macam menu makanan yang ada
di restorannya. Kami pun memutuskan makan nasi goreng disana.
Setelah selesai makan dan beristirahat sejenak kami melanjutkan untuk mengelilingi keindahan yang ada di Pulau Untung Jawa ini. Di Pulau ini dari pemukiman warga, sekolah SD, home stay, kantor polisi dan fasilitas umum seperti masjid dan taman bermain ada disini. Tidak lupa banyaknya pohon mangrove yang menghiasi tepi pantai Pulau Untung Jawa yang menambah indahnya pulau ini. Setelah itu kami bermain di pinggiran pantai Pulau Untung Jawa menikmati pasir putih di Pulau Untung Jawa ini. Kami pun berjalan ke dermaga dan banyak ikan-ikan kecil berkumpul di bawah dermaga yang menunjukkan masih asrinya pantai di sini. Setelah puas menikmati pantai dan keindahan di Pulau Untung Jawa sekitar pukul 16.00 WIB kami memutuskan untuk pulang ke tanjung pasir. Keindahan dan keasrian Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut harus tetap dilestarikan sehingga ekosistem yang ada disana dapat terjaga. Kami pulang menggunakan kapal yang tadi digunakan saat berangkat dan seperti kapal eksekutif saja karena penumpangnya hanya rombongan dari kami saja. Yaa mudah-mudahan perjalanan bersama yang menyenagkan ini bukan yang terakhir dan berharap perjalanan selanjutnya diadakan lagi dan lebih menyenangkan serta bermanfaat agar silaturahmi tetap selalu terjalin.
Setelah selesai makan dan beristirahat sejenak kami melanjutkan untuk mengelilingi keindahan yang ada di Pulau Untung Jawa ini. Di Pulau ini dari pemukiman warga, sekolah SD, home stay, kantor polisi dan fasilitas umum seperti masjid dan taman bermain ada disini. Tidak lupa banyaknya pohon mangrove yang menghiasi tepi pantai Pulau Untung Jawa yang menambah indahnya pulau ini. Setelah itu kami bermain di pinggiran pantai Pulau Untung Jawa menikmati pasir putih di Pulau Untung Jawa ini. Kami pun berjalan ke dermaga dan banyak ikan-ikan kecil berkumpul di bawah dermaga yang menunjukkan masih asrinya pantai di sini. Setelah puas menikmati pantai dan keindahan di Pulau Untung Jawa sekitar pukul 16.00 WIB kami memutuskan untuk pulang ke tanjung pasir. Keindahan dan keasrian Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut harus tetap dilestarikan sehingga ekosistem yang ada disana dapat terjaga. Kami pulang menggunakan kapal yang tadi digunakan saat berangkat dan seperti kapal eksekutif saja karena penumpangnya hanya rombongan dari kami saja. Yaa mudah-mudahan perjalanan bersama yang menyenagkan ini bukan yang terakhir dan berharap perjalanan selanjutnya diadakan lagi dan lebih menyenangkan serta bermanfaat agar silaturahmi tetap selalu terjalin.
Foto-foto kegiatan
lokasi : Pulau Rambut
Berdiri dari kiri ( Dony, Soni, Akmal, dan Dany ) Jongkok dari Kiri ( Pulunk dan Purwanto)
Berdiri dari kiri ( Dony, Soni, Akmal, dan Dany ) Jongkok dari Kiri ( Pulunk dan Purwanto)
Lokasi : Pulau Rambut
Berdiri ( Purwanto ) Jongkok dari kiri ( Akmal, Dony, Soni, Dany, dan Pulunk )
lokasi : Pulau Rambut
Pohon Mindi
Keindahan di Pulau Rambut sayangnya ada sedikit sampah yang ada di pinggirnya.
Ini dia keasrian Pulau Rambut dengan pepohonan dan mangrovenya.
lokasi : Pulau Rambut
lagi bersantai sejenak dari kiri ( Akmal, Soni, Pulunk, dan Dany )
Lokasi : Pulau Rambut ( Dany )
lokasi : tepi pantai Pulau rambut ( Dony )

Lokasi : Pulau rambut Lokasi : di ujung Pulau Rambut
Kapal Nelayan
Lokasi : Pulau Untung jawa
Pemandangan pantai dan fasilitas banana boot
Lokasi : di Pulau Untung Jawa
dari kiri ( Soni, Dany, Pulunk, Akmal, dan Dony )
Lokasi : di Pulau Untung Jawa tepatnya di pohon mangrove
dari kiri ( Pulunk, Dony, Soni, Dany, dan Purwanto )
Lokasi : pemandangan pantai di Pulau Untung Jawa
dari kiri ( Dany, Akmal, Soni, dan Purwanto )
Lokasi : di resort Pulau Untung Jawa
dari kiri ( Dony, Purwanto, dan Dany )
lokasi : di perahu
Depan kiri ( Purwanto ) kanan ( Dany )
Belakang kiri ( Akmal ) kanan ( Dony )
“Di tunggu yaah jalan-jalan selanjutnya ^_^ “
















No comments:
Post a Comment